Wednesday, October 20, 2021

Resume ke-6 Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi

 

Jum’at, 15 Oktober 2021

Resume pertemuan ke-6

Nara sumber : Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd

Moderator : Ms, Phia

Materi : Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi

Pertemuan ke-6  pada jum’at malam ini mengusung materi dengan tema Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi dengan Nara Sumber Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd.

Ms. Phia sebagai moderator membuka acara dengan enerjik sekali, seketikapun acara terasa meriah dan bersemangat.

Seperti Tema Belajar malam ini, Menulis membuatku naik kelas dan berprestasi. Ms Phia merasa seperti itu pulalah pengalamannya selama bergabung Kelas Belajar Menulis .Hingga saatnya hampir di penghujung program kelas, Ms Phia diberi tantangan untuk menjadi moderator, and she was so shocked and Happy at the same time. Wuihh… luar biasa.. seakan terasa semangatnya hingga sini. Menurut Ms Phia selayaknya seorang pembelajar, maka tantangan adalah jembatan menuju peraihan Ilmu, dan kunci dari penguasaannya adalah senantiasa berlatih

Teman-teman, Narasumber kali ini adalah Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd. Beliau adalah seorang Kepala Sekolah muda yang selalu bersemangat dan tampil Ceria, dan selalu siap membantu agar semua pembelajar di kelas belajar menulis ini  naik kelas. Jargonnya yang terkenal adalah Sukses, Sukses, Sukses!

Adapun Profil Singkat Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd. sebagai berikut : Seorang guru pegiat literasi ;Penulis 30 Buku; Penulis aktif di berbagai komunitas Literasi; Kepala  SMPS Mathla’ul Hidayah Cipanas Lebak Banten; Melangkah dari Blogger, moderator, kurator, sampai jadi editor; dan Juara 1 Lomba Blog PGRI Maret 2021

Menurt Narsum ide menulis bisa dimulai dari hal-hal yang disukai, dari album foto, dari diri sendiri, cerita teman atau social media. Dan yang terpenting adalah mulai dari sekarang!

He he.. ini yang luput bu.. saya masih seringkali menunda padahal ide di kepala saya berloncatan bahkan tubrukan. 

Selanjutnya Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd memberikan beberapa Tips Menulis diantaranya  ;

  •    Berusahalah menulis dari hati dengan mengekspresikan ide-ide yang berserak
  •     Taklukan rasa malas ketika hendak menulis, PD saja ketika menulis
  •   Sebelum tulisan di Publish, cek lagi tulisan kita untuk menghindari typo (Salah Ketik)
  •   Sering Blog Walking (BW) dan memberikan komentar pada blog teman
  •   Latihlah kemampuan menulis kita dengan menulis setiap hari
  •   Ikutlah challenge menulis di setiap kesempatan
  •   Jangan kecewa ketika belum menang atau gagal, tetap semangat menulis untuk terus berprestasi
  •   Menulislah untuk  berbagi dan menginspirasi negeri

Selain itu beliau juga membagikan tips menjadi juara blog antara lain : banyak membaca; sering Blog walking; Aktif di Komunitas menulis; Belajar mengedit sebelum memposting untuk menghindari typo (salah ketik); Ikut lomba blog dan terus mengasah diri dengan belajar sepanjang hayat

Sedikit kilas balik kisah perjalanan menulis Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd, yaitu menurutnya,  dahulu, statusnya sama  seperti Bapak Ibu di sini yaitu sebagai peserta yang belum tahu dan belum bisa menulis buku. Pertama kali gabung di kelas ini, pada gelombang 8 bersama Mr. Bams, Bu Nora, Cang Ato, Pak Yulius Roma Patandean, Cak Inin, Mayor Nani, dan yang lainnya. Namun, harapannya pupus karena gagal belum bisa menulis resume dan akhirnya ditinggalkan teman-teman yang lebih awal meraih sukses

Setelah meluruskan niat, tekad, dan memupuk kepercayaan akhirnya beliau kembali mengulang di gelombang 12. Dengan berusaha fokus akhirnya beliau bisa lulus menjadi alumni, dan sukses menjadi blogger hingga berhasil menerbitkan buku perdana solo dan antologi.

Karena masih merasa awam, beliau lalu coba beranikan diri dan menulis buku antologi bersama-sama dengan 42 penulis hebat di seluruh nusantara. Bahagia tak terkira saat namanya berada diurutan pertama. Buku antologi ini diikuti saat narasumbernya Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd.  yang dikenal sebagai Bu Kanjeng yang membuat beliau semakin dekatnya hingga lahirlah buku solo perdana beliau yang berjudul "Mengukir Mimpi Jadi Penulis Hebat"

Setelah menjadi alumni, Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd mengabdikan diri menjadi moderator kelas menulis maka lahirlah buku solo keduanya yang berjudul "Kunci Sukses Menjadi Moderator Online"

Keikutsertaan dalam lomba blog PGRI yang diadakan selama 28 hari pada bulan Februari yang mengharuskan semua peserta posting ke blog pribadi dan blog  YPTD akhirnya berbuah manis. Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd dinobatkan menjadi Juara 1 Lomba Blog PGRI, walhasil ini menjadi buku solo ketiganya.

Belum puas sampai di situ, Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd mengikuti seleksi menulis bersama Prof Ekoji hingga buku hasil proyek kolaborasi ini diterbitkan oleh penerbit mayor PT Andi Offset Yogyakarta.

Di saat yang tak diduga beliau mendapat tantangan dari  Bu Kanjeng memberi untuk menjadi kurator buku. Beliaupun  mencobanya dan akhirnya ketagihan.

Pengalaman beliau dalam menerbitkan buku berdampak semakin dikenalnya keahlian beliau di dunia medsos.  Hingga suatu ketika seorang muridnya yang bernama Juminah yang bekerja sebagai TKI di Arab Saudi meminta untuk mengedit novelnya. Juminah bekerja selama 5 tahun di Arab Saudi dan hanya mengirimkan naskah melalui WA.

Novel ini menceritakan perjuangan Juminah menjadi tulang punggung keluarga, dan mengorbankan masa remajanya untuk kerja jadi TKI demi membiayai sekolah adik-adiknya sampai takdir menemukan cinta sejatinya. Pengalaman ini adalah kali pertama Narsum menjadi seorang editor. Novel ini  sangat menyentuh jiwa.

Setelah itu Ibu Aam diminta untuk mengedit naskah buku oleh teman-teman khususnya alumni kelas Om Jay. Semua perjalanan menulis hingga naik kelas akhirnya diabadikan oleh beliau menjadi buku solo ke-4. Hingga saat ini total jumlah buku karangan beliau ada 30 yaitu 4 buku solo, satu buku duet prof Eko, dan 25 buku antologi.

Berikut adalah deretan buku-buku karya Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd.





Luar biasa.. sebuah perjalanan menulis yang inspiratif dan kental dengan perjuangan yang gigih

Terimakasih Bu Aam Nurhasanah, S.Pd., kisah perjalan menulis ibu bagai pemantik bagi saya, seperti pesan ibu di akhir pertemuan "Rajinlah menulis hingga karyamu berbuah manis".







2 comments:

  1. It's a good idea... Makasih inspirasi nya🙏🙏🙏🥰🥰

    ReplyDelete
  2. Merinding bacanya..sebuah cerita pengalaman yang sangat mengugah, dan ikut merasakan semangat nya.. 🥰🥰🥰

    ReplyDelete

Resume ke-7 Mengatasi Writer’s Block

  Senin , 18 Oktober 2021 Resume pertemuan ke-7 Nara sumber : Ditta Widya Utami, S.Pd.,Gr. Moderator : Maesaroh Materi : Mengatasi W...