Friday, December 10, 2021

Resume ke-2 Trik Cepat Menulis Resume

 

Rabu, 6 Oktober 2021

Resume pertemuan ke-2

Nara sumber : Ibu Maesaroh, M.Pd

Moderator : Ibu Aam Nurhasanah

Materi : Trik Cepat Menulis Resume di grup


Pelatihan BelajarMenulis bersama PGRI malam ini memasuki pertemuan ke-2.

Mengusung “Tema Trik Cepat Menulis Resume di Blog”, Narasumber malam ini adalah Ibu Maesaroh, M.Pd.

 

Ibu Aam Nurhasanah sebagai moderator membuka kelas dengan menyapa hangat seluruh peserta. Rangkaian kata pembuka terasa bagai energi yang mengawal para peserta untuk “stay on focus” dalam pembelajaran yang menyenangkan.

 

Di awal acara bu Aam memperkenalkan profil dari Ibu Maesaroh,. M.Pd. Beliau terkenal dengan sebutan Bu May, Sang Blogger Millenial, ketua kelas gelombang 18 yang mempelopori lahirnya Tim Formula One (F1) karena selalu membuat resume nomer 1 selama mengikuti kelas belajar menulis.

Ibu Maesaroh, M.Pd. berasal dari Lebak Banten dan mengajar Bahasa Inggris di SMPN 1 Lebakgedong. Lulus sarjana pada tahun 2013 STKIP Setiabudhi Rangkasbitung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Kemudian kembali melanjutkan Pendidiikan Magister di Universitas Indraprasta PGRI Jakarta, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Study Pendidikan Bahasa Inggris pada tahun 2018, dan selesai menempuh gelar Magister Pendidikan Bahasa Inggris pada tahun 2020.

Karyanya selain buku solo dan antologi, beliau juga berhasil menerbitkan buku Duo Litersi Digital untuk Abad 21 bersama Prof. Eko Indrajit. Buku Solonya yang berjudul  Episode 1 Januari 2020 dalam Kenangan mengisahkan perjuangannya dalam merawat ibunda tercinta selama sakit yang benar-benar mengharu biru.

Memasuki sesi pemaparan materi Ibu Maesaroh mengatakan bahwa menulis resume di Blog bagi sebagian peserta di kelas menulis mungkin bukan hal yang baru. Tapi untuk sebagian yang lain bisa jadi sesuatu yang baru. 

 Lalu mengapa perlu cepat menulis di blog?

Narasumber berpendapat bahwa sebagai seorang bloger pemula kita perlu mengenalkan aroma tulisan kita pada khalayak ramai. Beliau juga selalu memiliki mind set, apabila kita menempatkan tulisan kita di urutan teratas, besar kemungkinan kita akan memiliki pengunjung paling banyak

 

Hal tersebut terbukti dari pengalamannya, ketika berada di gelombang 18. Resume perdana beliau  pada pertemuan pertama ada di nomor 1, dan hal itu menarik minat seluruh peserta di WAG Menulis untuk berselancar di blog saya. Sehingga dalam waktu 24 jam, blognya berhasil di kunjungi oleh 220 viewers dengan 54 komentar positif. Hal ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi seorang bloger pemula yang meluncurkan tulisan perdananya.

 

Keadaan tersebut menjadi motivasi untuk meluncurkan tulisan kedua dan seterusnya. Artinya jika kita serius ingin belajar, maka kita harus serius dengan mempersiapkan banyak hal. Salah satunya dengan menyiapkan 2 alat piranti digital yaitu Hp dan Laptop. Hp digunakan untuk menyimak materi, laptop digunakan untuk membuat resume.

Lebih jauh Narasumber mengatakan bahwa untuk menjadi penulis yang handal, kita harus mengatur pola pikir kita. Tujuan utama seorang penulis tentunya ingin agar tulisannya ada yang membaca.  

 

Memang tidaklah mudah membuat banyak orang tertarik dengan dunia literasi. Terkadang banyak tulisan yang berserak di WAG, namun ada yang membaca dan banyak pula yang mengabaikan. Oleh karena itu, seorang penulis harus memiliki karakter, karena terkadang ada saja yang mau membaca tulisan bergantung pada siapa penulisnya.

 

Dalam kelompok Belajar ini kita semua adalah penulis. Tak jarang pula jika semua dari kita saling membaca tulisan satu sama lain. Berbeda ketika ada seorang penulis yang sudah terkenal seperti Tere Liye misalnya, tanpa beliau suruh, kita pasti mencari Tulisannya. Itulah sebabnya mengapa kita harus memiliki karakter dalam menulis atau kekhasan dalam bahasa tulisan.

 

Ketika seseorang memiliki gaya khas akan membuat pembacanya menanti-nanti tulisan  berikutnya. Kita harus memikat pembaca terkesan di tulisan pertama, layaknya jatuh cinta pada pandangan pertama. Kata-kata manis dalam tulisan juga penting untuk menambah bumbu dalam tulisan kita.

 

Berikut adalah trik cepat menulis resume yang dilakukan oleh Ibu Mydearly yang terdiri dari beberapa langkah yaitu :

1. Biasakan diri duduk 10 menit di depan laptop sebelum materi dimulai

2. Selama duduk 10 menit tersebut rangkailah paragraf pembuka yang selalu dikemas dengan bahasa yang puitis. Serta menulis paragraf penutup dengan menyisipkan kalimat-kalimat  motivasi.

3. Tulis resume dengan paragraf yang pendek-pendek. Pembaca blog cenderung bosan membaca paragraf yang  lama selesai, dengan membuat paragraf pendek, tulisan kita mudah difahami dan disimpulkan.

4. Menulis pernyataan Narasumber dengan gaya bahasa Parafrase, atau bisa saja mengadopsi semua bahasa narasumber dengan memberikan tanda kutip. Pak A mengatakan "...."

Narasumber mengingatkan kembali untuk menulis dengan gaya kita. Jangan menulis dengan mengejar hadiah, karena setiap tulisan akan menemukan penggemarnya. Jika terasa sulit kuncinya hanya menulis dan teruslah menulis semakin sering semakin terampil, menulislah dengan kekhasan, sampai orang mencari tulisanmu.

Hal yang paling sering didapati dari tiap gelombang belajar adalah temuan plagiarisme. Di setiap gelombang selalu ada saja peserta yang menduplikasi tulisan temannya. Hal ini tidak baik, karena dapat melemahkan mental peserta lainnya

 

Sebagai penulis pemula, memang bukan hal yang mudah untuk menumbuhkan sikap percaya diri.

Dan untuk menjadi penulis handal, Ibu Maydearly menyarankan kita harus memupuk mental baja dalam menulis dengan cara:

1. Tanamkan sikap percaya diri. Jangan merasa malu, karena tulisan yang kita anggap jelek akan menjadi luarbiasa bagi mereka yang tidak pernah belajar menulis.

2. Siap dengan segala kritikan. Meskipun terkadang budaya memuji lebih banyak dari budaya mengkritik, namun pujian itu harus membuat kita semakin memperbaiki tulisan.

4. Bangunlah tulisan di berbagai Blog.

Hal ini amat perlu karena terkadang orang akan bosan melihat penampilan kita yang itu-itu saja. Ibarat memakai baju, tentu orang akan bosan jika baju yang kita pakai hanya warna hijau saja. Itulah sebabnya tulisan harus warna lain, salah satunya  tulisan kita pada blog lainnya.

 

Menulis di berbagai blog juga menanamkan mental penulis yang mudah beradaptasi dan tak segan memberi perubahan.

Seperti Ibu Maydearly membangun 4 rumah di blog yaitu :

1. Rumah di Kompasiana   berisi tulisan edukatif https://www.kompasiana.com/maesaroh29969/60eb021606310e020a114532/literasi-digital-untuk-generasi-baby-boomers

2. Rumah di YPTD berisi tulisan fiksi dan faksi

https://terbitkanbukugratis.id/maesaroh/07/2021/sang-bunga-surga/

3. Rumah di Blogspot digunakan untuk sarana mengajar

https://maydearly.blogspot.com/2021/07/pengenalan-gerakan-literasi-di-masa.html

4. Rumah di detik.com berisi tulisan informatif.

5. Rumah di blog Lagerunal https://lagerunal.blogspot.com/2021/10/takdir-cinta.html

 Kelima tulisan dibuat Ibu Maydearly dengan warna yang berbeda. Ada warna ilmiah, dan warna Diksi.

Berawal dari seorang pembaca novel, kemudian berlari menjadi penulis diary, dan berpindah menjadi seorang penulis karya ilmiah membuat Ibu Maydearly semakin terampil menulis dengan berbagai warna. Semua keterampilan itu tak didapatkan dalam sehari, sedari SMP beliau sudah suka menulis, dan ketika S1, beliau membuka proyek membuat makalah. Itulah sebabnya menulis blog bagi Ibu Maydearly adalah keterampilan yang sudah terasah.

 

Ibu Mayderaly juga mengingatkan agar kita jangan   tak mampu menulis dengan baik.

Kelas Belajar Menulis ini membidik semua peserta dari Zero to Expert, dengan satu kunci ajaib Konsisten

 

Inti yang paling penting adalah siap memberi perubahan.

Lakukan dengan senang hati, jangan kecewa atas suatu kegagalan. Jangan menyerah dengan mengatakan Saya tak sanggup, saya tak bisa tapi cobalah. Karena dengan mencoba kita akan merasakan sensasi semangat yang luar biasa.

 

Demikianlah materi pada pertemuan kali ini.

Dan Ibu Maydearly menutup dengan penggalan ayat motivasi

"Jadilah manusia cerdas yang siap menerima perubahan".

 "Bait Ilmu yang dikemas dalam tulisan, akan menciptakan taman pengetahuan yang paling menawan" (Maydearly)

No comments:

Post a Comment

Resume ke-7 Mengatasi Writer’s Block

  Senin , 18 Oktober 2021 Resume pertemuan ke-7 Nara sumber : Ditta Widya Utami, S.Pd.,Gr. Moderator : Maesaroh Materi : Mengatasi W...