Friday, October 29, 2021

Resume Pertemuan ke-12 Program Menulis Buku Mayor Dalam Dua Minggu

 

Jum’at, 29 Oktober 2021

Resume pertemuan ke-12

Nara sumber :  Prof. R. Eko Indrajit

Moderator :  Aam Nurhasanah

Tema :   Program Menulis Buku Mayor Dalam Dua Minggu

Penulis : Jeany Huginy

 


                                               

Pertemuan ke-selusin … semakin hari semakin banyak saja ilmu yang dapat terserap di setiap pertemuan kelas Belajar Menulis bersama PGRI ini. Sedari sore hari saya bersiap-siap mengikuti kelas malam ini. Secangkir lemon tea hangat dan dua sendok gula aren semut kuseruput untuk penghangat tubuh diantara rinai hujan.

Tiba waktunya masuk kelas. Chat di wa memunculkan flyer pertemuan malam ini. Bu Aam kembali lagi bertindak sebagai moderator. Hai bu Aam cantik yang selalu ceria… semangat ibu selalu menulari setiap pertemuan yang ibu pandu.

Di awal chat bu Aam berpesan untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya karena pertemuan malam ini akan mengantarkan kita menembus penerbit mayor PT Andi Offset Yogyakarta.

Narasumber malam ini adalah Prof. Richardus Eko Indrajit yang lebih dikenal dengan sebutan Prof. Ekoji. Beliau salah satu narasumber yang paling dinantikan oleh setiap alumni kelas belajar menulis karena bisa mengantarkan peserta kelas menulis ini menembus penerbit mayor dan Bu Aan adalah bukti nyata salah satu alumni yang bisa berkolaborasi dengan Prof. Ekoji 

Sudah ada 2 angkatan yang bukunya terbit. Angkatan pertama (Pelopor) dan angkatan kedua(September Ceria). Bu Aam termasuk salah satu angkatan program  September Ceria

Mimpi terbesar menembus Penerbit Mayor dan bukunya terpajang di rak toko buku Gramedia di Seluruh Indonesia merupakan kado terindah bagi Bu Aam selama mengikuti kelas Belajar Menulis Bersama Om Jay.

 

Tidak hanya buku fisik, Penerbit Mayor juga menyediakan Buku digital (e-books)

https://play.google.com/store/books/details/AAM_NURHASANAH_S_Pd_Parenting_4_0?id=5kkzEAAAQBAJ

 

Program buku ini bekerja sama dengan Ekoji Channel yang mewajibkan peserta memilih salah satu video yang ekoji siapkan sebagai judul buku bapak ibu peserta nantinya.

 

Cara memilih Judul Buku dari Sesi Ekoji Channel dapat dilihat di :

https://youtube.com/shorts/JIahtF4Q19E?feature=share

 

Setelah memilih salah satu judul dari Prof. Ekoji, kembangkan dan buat TOC(Table Of Content) atau daftar isinya yang memuat 5W +1 H

 

Lebih lanjut moderator mengajak untuk menyimak sejenak profil narasumber keren kita Profil Prof. Ekoji pada https://id.m.wikipedia.org/wiki/Richardus_Eko_Indrajit

Teman-teman ... Prof. R. Eko Indrajit adalah seorang tokoh pendidikan dan pakar teknologi informatika yang kini menjabat Rektor Universitas Pradita.

Selain dikenal sebagai sosok penggerak riset informatika dan teknologi digital, Eko Indrajit adalah narasumber yang aktif di berbagai seminar, lokakarya, dan penulis buku serta jurnal yang telah dipublikasikan di dalam maupun luar negeri.  

 

Setelah lulus sebagai insinyur dengan predikat cum laude dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, beliau melanjutkan pendidikan ke berbagai negara di luar negeri. Gelar Doctor of Bussiness Administration diperoleh dari the University of the City of Manila (Filipina).

 

Suami dari penyanyi Lisa A Riyanto ini juga pernah menjadi Staf Khusus Menpora Republik Indonesia (2013-2014). Selain itu Prof Eko Indrajit juga pernah menjabat Sekretaris Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Kemendikbud. Kiprahnya dalam dunia pendidikan tidak hanya di ruang kelas dalam universitas, namun terjun pula dalam berbagai program peningkatan kompetensi guru. Ia bergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan menginisiasi PGRI Smart Learning and Character Center

 

Masuk ke materi malam ini  dengan Tema Program Menulis Buku Mayor Dalam Dua Minggu, Prof Ekoji membagikan pengalamannya mengenai KIAT MEMBUAT BUKU MAYOR

 

Prof. Ekoji menjelaskan pengalamannya terkait Kiat Membuat Buku Mayor dimulai dari sesi WA seperti yang sekarang dilakukan tahun lalu dimana Bu Aam adalah salah satu yang turut bersama-sama mengalaminya. Pada saat itu, satu setengah tahun yang lalu kurang lebih, beliau diminta untuk sharing di wa caranya menjadi seorang penulis yang handal. Kebetulan ketika itu beliau sudah menulis buku kurang lebih 50 buah dan ratusan tulisan baik yang bersifat populer maupun akademis.

 

Di sela-sela akhir acara, beliau merasakan ada getaran dari guru-guru yang sangat merindukan dapat menjadi penulis dan menerbitkan bukunya. Hal ini beliau tangkap dari pertanyaan dan diskusi yang berlangsung.

 

Melihat adanya semangat tersebut, Prof. Ekoji lalu meluncurkan tantangan kepada mereka: "Siapa yang mau menulis bersama saya dalam waktu 2 minggu, dengan kemungkinan dipublikasikan oleh penerbit?" - banyak orang terkejut dan menanyakan cara dan kemungkinan melakukannya.Pada saat itulah beliau jelaskan caranya.

 

Berikut adalah tahap-tahap yang Prof. Ekoji minta kepada mereka untuk melaksanakannya dalam dua minggu.

Pertama, meminta mereka untuk singgah ke Youtubbe beliau yaitu EKOJI CHANNEL dan melihat video-video tentang pembelajaran yang saya tampilkan di sana.

 

Kedua, meminta mereka memilih satu video yang menarik perhatian mereka karena kontennya.

 

Ketiga, selama seminggu,Prof. Ekoji meminta mereka untuk MENULISKAN APA YANG SAYA UTARAKAN di dalam video - baik secara verbatim (sebagaimana tersampaikan) maupun dengan menggunakan bahasa yang disusun sendiri.

 

Keempat, setelah melihat hasilnya, beliau mengajak membuat Table of Contents atau daftar isi yang kira-kira sesuai dengan apa yang beliau sampaikan (kebanyakan urutannya sudah  disampaikan di video, jadi lebih mudah).

 

Kelima, saya minta mereka mencari sumber lain di internet mengenai konten atau topik serupa dan menuliskannya kembali dengan kata-kata sendiri untuk memperkaya tulisan yang telah dibuat.

 

Keenam, tulisan yang sudah jadi tersebut (rata-rata 100 halaman lebih dalam format kertas A5) beliau serahkan ke Penerbit ANDI untuk dilihat kemungkinan diterbitkannya.

 

Ketujuh, Penerbit ANDI melakukan telaah/kurasi, dan menetapkan bahwa sebagian besar tulisan tersebut dapat diterbitkan, sementara beberapa tulisan perlu mendapatkan revisi minor mapuun major.

 

Kedalapan, simsalabim, terbitlah buku-buku tulisan guru-guru yang hebat tersebut, dimana mereka menjadi penulis pertama, dan Prof. Ekoji penulis keduanya. Impian menjadi kenyataan. Guru-guru yang tidak pernah bermimpi akan menjadi penulis dengan buku yang diterbitkan menjadi kenyataan.

 Dan sekarang sudah sampai pada enam gelombang.... Luar biasa..

Demikianlah cerita ringkas bagaimana Prof. Ekoji berhasil mengajak guru-guru berkolaborasi untuk membuat buku bersama. Buku-buku tersebut sekarang dapat dinikmati baik yang diterbitkan secara fisik maupun dalam rupa e-book. Semuanya memiliki ISBN.

 

Dan kejutan terakhir terjadi di pertengahan tahun, ketika salah satu buku tersebut dinobatkan menjadi JUARA PERTAMA buku terbaik versi Perpustakaan Nasional untuk kategori PJJ. Buku tersebut menyisihkan ratusan buku lainnya yang ditulis oleh para penulis handal. Sungguh suatu mukjijat yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.

 

Itulah cerita awal dari kisah pengalaman Prof. Ekoji yang pernah terjadi sehingga kemudian oleh Oom Jay dijadikan sebagai judul pelatihan: "KIAT MENULISKAN BUKU MAYOR DALAM WAKTU RELATIF CEPAT"

 

Berikut adalah beberapa contoh buku hasil kolaborasi bapak ibu guru dengan Prof. Ekoji

 



 

Prof. Ekoji mengatakan awalnya menulis bukan karena kehendak pribadi, tapi karena ingin menolong orang lain. Hal tersebut dimulai pada tahun 1998, ketika krisis terjadi di Indonesia. Dimana waktu itu mahasiswa S2 yang diharuskan membeli buku-buku internasional tidak mampu lagi karena dolar yang meroket. Kemudian seorang mahasiwa datang kepadanya dan menyampaikan ide brilian: "Pak Eko, bagaimana kalau Bapak membuat tulisan isinya adalah ringkasan buku-buku luar negeri yang mahal itu?". Akhirnya beliau ke perpustakaan, mengambil 10 buku, membacanya, dan menuliskannya dalam bentuk bunga rampai. Jadilah buku Prof. Ekoji yang pertama. Mahasiswa pun senang, tidak perlu membeli buku luar negeri yang mahal, melainkan membeli buku saya.

 

Menurut Prof. Ekoji manfaat menulis itu banyak sekali. Pertama, kita akan dikenal banyak orang. Semakin dikenal banyak orang, semakin lancar rejeki yang menghampiri kita. Kedua, ada pemasukan tambahan, bukan saja dari royalti, tapi dari berbagai seminar atau lokakarya yang diselenggarakan untuk menjelaskan topik yang kita tulis. Ketiga, bisa jalan-jalan keliling Indonesia gratis, karena banyak orang yang ingin kita berbicara di tempat mereka. Keempat, kita akan dikenal sepanjang masa (hidup 1000 tahun lagi) karena karya tulisan kita akan tetap melekat di dunia siber.

 

Lanjut pada sesi tanya jawab ada beberapa yang dapat disarikan diantaranya :

1.      * Pada saat memutuskan untuk menulis buku dalam 1 minggu maka buatlah strategi  SKALA PRIORITAS diantara kesibukan kita sebagai seorang guru, artinya kita harus membuat target, pekerjaan mana dulu yang paling mendesak dan harus diselesaikan. Sehingga satu persatu tugas tersebut dapat selesai dan menikmatinya tanpa beban. Selanjutnya keinginan dan motivasi kuat diperlukan agar bisa dan mampu menulis, dengan cara 1 hari menulis 1 BAB,  25 halaman A5, 5 hari sudah 125 halaman. Hari ke 6-7 untuk swasunting. Prof Eko akan selalu mendampingi dan memberikan tantangan di setiap Bab.

  

2.      * Pada dasarnya setiap penerbit mayor memiliki kriteria masing-masing dalam menilai naskah yang diajukan layak terbit atau tidak. Misalnya adalah seberapa menariknya JUDUL atau TOPIK yang sedang dibahas? Topik yang sedang trend dan dibicarakan orang biasanya sangat menarik bagi mereka. Contoh lain adalah seberapa DIKENAL para penulisnya? Di siniliah peran Prof. Ekoji membantu mengangkat Bu Aam karena beliau belum terbiasa menulis. Dengan adanya Prof. Ekoji sebagai penulis kedua, maka meningkatkan ketertarikan dan daya jual buku tersebut. Ini adalah contoh bagaimana penerbit mayor menerapkan krtieria yang ada.

 

3.      * Cara mewujudkan mimpi itu mudah, yaitu segera BANGUN dari tidur, dan langsung menulis. Pepatah mengatakan "ala bisa karena biasa". Menulis itu harus dilatih. Mulailah menulis hal-hal yang anda senangi, taruhlah di blog anda. Misalnya anda menyukai sepakbola, maka menulislah satu hari satu kisah mengenai sebuah klub sepak bola. Paling tidak anda tulis dua halaman. Berarti dalam satu bulan, anda sudah akan punya 60 halaman bukan? Dan dalam tiga bulan sudah ada 180 halaman buku mengenai "Profil Klub Sepakbola Kelas Dunia" - untuk diterbitkan.

 

4.     * cara mencari dan menentukan judul yang bagus dan layak terbit: https://www.youtube.com/watch?v=17v72RUhZIY&t=981s

 

5.  * resume Bu Aam mengenai writing preneurship (menulis buku yang diterima penerbit) https://aamnurhasanah12.blogspot.com/2020/11/writing-preneurship-menulis-buku-yang.html

 

6.* * resume Bu Aam tentang book marketing strategy dapat dibaca di : https://aamnurhasanah12.blogspot.com/2020/11/book-marketing-strategy.html

 

Demikianlah resume pertemuan malam ini. Dan Quotes favorit saya penutup pertemuan belajar kali ini adalah :

 

   Menulislah, maka biarkan tulisanmu menemui takdirnya. (Buya Hamka)

 

6 comments:

  1. Wah ...rangkaian kata yang keren ..lengkap.siap edit di word persiapan naskah buku solo.buat pembaca terpesona dengan resume yang unik.coba deh..,

    ReplyDelete
  2. terima kasih bunda helwi.., mohon bimbingannya

    ReplyDelete
  3. resume indah mempesona. rapih dan enak dibaca/ semangat

    ReplyDelete
  4. lengkap Bun. semoga menginspirasi saya

    ReplyDelete
  5. Keren miss,bacanya gak buat bosen, jadi resume nya ngebuat yang baca mengerti isi atau hasil dari pertemuan itu. Gak sadar, tau tau udah sampe ujung resume.

    ReplyDelete

Resume ke-7 Mengatasi Writer’s Block

  Senin , 18 Oktober 2021 Resume pertemuan ke-7 Nara sumber : Ditta Widya Utami, S.Pd.,Gr. Moderator : Maesaroh Materi : Mengatasi W...