Sunday, November 14, 2021

resume Pertemuan Ke-18 Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indie

 

Jum’at, 12 November 2021

Resume pertemuan ke-18

Nara sumber :  Raimundus Brian P., S.Pd.

Moderator :  Rosminiyati

Tema :  Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indie


Assalamualaikum…selamat malam, wilujeng wengi teman-teman… belajar lagi yuk..!

Kelas Belajar Menulis bersama PGRI dan Om Jay kali ini memasuki pertemuan ke-18 lho..

Naah.. tema yang diusung kali ini adalah “Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indie”. Bersama Pak Brian. Sebagai Nara sumber dan Ibu Rosminiyati sebagai moderator.

 

Lho lho .. kok hampir mirip dengan tema kemarin?

Ya memang.. ini kan semacam penguatan gitu lho, agar kita semakin semangat membungkus semua tulisan kita dalam semua buku. Karena ternyata menerbitkan buku itu semakin mudah melalui Penerbit Indie. Itu kata Pak Brian lho.. he he.. mari kita buktikan.

Teman-teman …

Pak Brian memiliki nama lengkap Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd. Beliau lahir di Jakarta, 30 Juni 1992, dan berprofesi sebagai guru SDN Sumur Batu 01 Pagi, Jakarta sejak tahun 2015 hingga sekarang.

 

Beliau adalah alumnus belajar menulis PGRI gelombang 4 yang mengabdikan diri pada kegiatan belajar ini dengan membantu Om Jay mengurus kegiatan pelatihan agar peserta, khususnya guru, dapat merasakan kesuksesan seperti beliau.

 

Untuk lebih lengkap informasi tentang Pak Brian, silakan kunjungi profil beliau pada tautan berikut ini.

https://www.praszetyawan.com/p/profil.html

 

Seperti kita ketahui Omjay membuat wadah pelatihan belajar menulis ini, agar para guru penulis se-Indonesia dapat terhubung dan saling mendukung. Dan Pak Brian sebagai alumnus peserta merasakan betul manfaat pelatihan ini sehingga sekarang beliau membantu Omjay dalam mengurus pelatihan.

 

Salah satu syarat lulus pelatihan ini adalah menerbitkan buku solo. Dan melalui topik "Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indie" kita dapat mengetahui bahwa sekarang ini menerbitkan buku itu mudah berkat adanya penerbit indie. Namun seyogyanya kita juga harus memahami  bagaimana ketentuan dan cara menerbitkan buku di penerbit indie.

 

Teman-teman… Penerbit indie melayani penerbitan buku tanpa seleksi. Dan ini menjadi kunci mudahnya menerbitkan buku sekarang ini

 

Dahulu ketika penerbit indie belum eksis seperti sekarang, kita hanya tahu bahwa penerbit buku yang ada itu hanya penerbit mayor seperti Gramedia, Erlangga, Grasindo, Elex media, Andi, dan lain-lain

 

Tahap seleksi naskah menjadi tantangan untuk bisa menembus penerbit mayor. Penulis harus berjuang hingga bisa diterima oleh suatu penerbit mayor. Jika naskah ditolak, harus coba penerbit lain. Ditolak lagi, coba penerbit lain lagi. Begitu terus sampai menemukan penerbit yang mau menerima naskah kita.

 

Ketika naskah diterima pun proses penerbitannya sangat lama. 1 tahun saja termasuk cepat.

Kini ada penerbit indie yang bisa menjawab rintangan-rintangan tersebut, Dimana naskah yang kita susun pasti diterbitkan dan proses penerbitannya mudah dan cepat

 

Memang  kalau di penerbit indie, kita perlu keluar biaya untuk mendapat fasilitas pra cetak penerbitan. Kita membayar juga jika ingin mencetak ulang bukunya tapi itu memang konsekuensi dari penerbitan tanpa seleksi, sehingga biaya penerbitan menjadi tanggung jawab penulis untuk mendapat fasilitas penerbitan yang memuaskan

 

Pak Brian pernah mencoba beberapa penerbit indie untuk menerbitkan bukunya. Beliau menerbitkan 3 buku solonya di 3 penerbit indie berbeda.Ternyata masing-masing penerbit tersebut ada kelebihan dan kekurangannya. Pak Brian merasa penerbit yang menerbitkan buku keduanya lebih mending diantara lainnya, dan tentu dengan harga terjangkau

 

Nah teman-teman..

Misi Pak Brian adalah membantu memberi jalan kepada bapak/ibu untuk terhubung ke penerbit indie dengan biaya tidak terlalu mahal, tapi kualitas bagus. Jangan sampai biaya mahal sampai berjuta-juta membuat bapak/ibu mengurungkan niat menerbitkan buku.

 

Pak Brian membagikan link yang dapat dikunjungi jika kita ingin lebih mengetahui lebih dalam ketentuan dalam penerbitan yaitu :

1.Info dan ketentuan paket penerbitan hemat  

 

Dari poster di atas  dapat dilihat jika penerbit tidak mencantumkan fasilitas editing. Penerbit hanya memeriksa kesalahan yang terlihat sekilas saja. Penerbit tidak melakukan editing secara detail terhadap naskah karenanya penulislah yang harus melakukan swasunting atau dibantu oleh rekan editor penulis. Penulis harus mensetting file word naskah sesuai format naskah yang tercantum pada gambar poster di atas. Nantinya sebelum terbit, penulis akan diberi naskah buku PDF (dengan watermark) untuk dicek kembali.

Diposter tertera keterangan bahwa harga 300,000 itu untuk maksimal 130 halaman A5. Jika lebih dari itu akan kena biaya tambahan. Biaya 300.000 juga belum termasuk ongkir pengiriman buku.

Kemudian jika ingin cetak ulang lagi, maka jumlah minimal cetak yaitu 10 eksemplar.

Perlu diingat naskah harus mengantri untuk diproses yang paling cepat memakan waktu 1 bulan. Karenanya janganlah memberi target kapan buku harus selesai terbit.

Naskah buku  juga disertai kelengkapan naskah yaitu:

  • cover ( judul buku dan nama penulis saja),
  • Prakata,
  • daftar isi (tanpa nomor halaman),
  • profil penulis,
  • sinopsis (3 paragraf. Masing-masing paragraf 3 kalimat)

Prakata wajib ada dan ditulis oleh penulis sendiri. Kata Pengantar ditulis oleh orang lain dan tidak wajib ada. 

Untuk lebih jelasnya bisa mengunjungi link berikut

https://www.praszetyawan.com/2021/10/murah-banget-menerbitkan-buku-ber-isbn.html

 

2. Paket Penerbitan Lengkap

 


Pada paket penerbitan ini penulis cukup mengirim naskah saja ke Pak Brian, tidak usah langsung melakukan transfer biaya penerbitan. Pembayaran biaya penerbitan buku dilakukan setelah buku dikirim dan diterima oleh bapak/ibu. Adapun fasilitas editing hanya memperbaiki tata bahasa tanpa mengubah makna/isi naskah.

Selain ketentuan pada gambar di atas, kita perlu perhatikan ketentuan kelengkapan naskah yaitu :

- halaman depan ( judul buku dan nama penulis saja),

- prakata

- daftar isi (tanpa nomor halaman),

- profil penulis

- sinopsis

 

Kelengkapan naskah dan isi naskah digabung  dalam 1 file Word. Jadi jangan dipisah-pisah menjadi beberapa file. File naskah dikirim dalam bentuk Microsoft Word.

Proses penerbitan hanya 15-20 hari. Namun, tetap jangan memberi target kapan harus selesai. Karena naskah harus mengantri untuk diproses.

 

Ketentuan dan Biaya Cetak Ulang Buku

Cetak ulang minimal 5 eksemplar

Biaya cetak per buku tergantung jumlah halaman, contoh: 100 hal A5 = 25.000, 130 hal = 28.000. 150 hal = 30.000

Khusus untuk paket 650 ribu, boleh minta master PDF.

Untuk lebih jelasnya dapat menghubungi link di bawah

https://www.praszetyawan.com/2021/09/ini-cara-menerbitkan-buku-dengan-mudah.html

 

Nah teman-teman .. itulah ketentuan dan fasilitas yang bisa didapat jika ingin menerbitkan di penerbit rekanan Pak Brian tersebut. Baik paket hemat maupun paket lengkap, kualitas cetak dan jilid bukunya tetap bagus.

Selanjutnya untuk kita ketahui bahwa buku penerbit indie tidak akan dipasarkan ke toko buku. Dan ini merupakan bagian dari konsekuensi menerbitkan tanpa seleksi. Pemasaran buku tidak menjadi tanggung jawab penerbit, paling jauh penerbit ikut mempromosikan buku kita di web, medsos, dan marketplace penerbit. Namun tujuan utama kita kan bisa menerbitkan buku dulu..

 

Oh ya .. ada dua pandangan dalam menerbitkan di penerbit indie. Ada yang cukup puas dengan bisa menerbitkan saja dan tidak terlalu berniat diperdagangakan. Ada juga yang berharap bisa mendapat tambahan penghasilan dengan menjual bukunya.

Buku solo yang merupakan kumpulan resume juga bisa masuk kategori buku dalam bidang pendidikan.Karenanya bisa digunakan untuk pengajuan kenaikan pangkat. Selain itu buku dari penerbit indie juga biasanya disertai e-sertifikat.

Nah bagaimana… ternyata memang mudah kan prosesnya untuk mewujudkan impian kita menerbitkan buku ?

 

Yuk kita kuatkan niat kita untuk membungkus hasil buah pena tulisan kita melalui sebuah buku! Agar menjadi jejak… meninggalkan tanda.. dalam kebaikan..

Wassalamu’alaikum… sampai jumpa di tulisanku berikutnya…

6 comments:

  1. Luar biasa materi Pak Brian. Malu sehat tapi tak semangat belajar, nulis dan ibadah. Moga kita semua bisa bersyukur atas nikmat Allah SWT. Aamiin.

    ReplyDelete
  2. semakin mudah, semakin dekat miss,, semangat terus yaaaa

    ReplyDelete

Resume ke-7 Mengatasi Writer’s Block

  Senin , 18 Oktober 2021 Resume pertemuan ke-7 Nara sumber : Ditta Widya Utami, S.Pd.,Gr. Moderator : Maesaroh Materi : Mengatasi W...